Sabtu, 03 Oktober 2015

Bulan Asing

Ilmuwan mengklaim menemukan kandidat "bulan luar Tata Surya" melalui teknik mikrolensing gravitasi. Teknik ini mendeteksi objek yang jauh tanpa menghiraukan cahaya yang dipancarkan.

Ilmuwan memata-matai bintang kecil yang dilingkari planet 18 kali massa Bumi. Ternyata, terlihat sebuah planet yang lebih besar dari Jupiter berkolaborasi dengan bulan yang bobotnya kurang dari bobot Bumi.

Namun, karena pertemuan antara planet dan bulan itu masih acak, maka sejauh ini ilmuwan belum yakin menetapkan kandidat bulan Tata Surya. Ilmuwan hingga saat ini masih terus mendalami apakah yang mereka lihat benar-benar bulan luar Tata Surya, masih menjadi misteri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar